Selasa, 10 Agustus 2010

Mensyukuri Nikmat Allah

Assalamu alaikum Wr.wb
Sayur urab
Dicampur dau salam
Tolong jawab
Kalau saya ucap salam.
Assalamu alaikum Warohmatullahi wabarokatu.
Semoga yang jawab salam saya Masuk Syurga
Allahuma A…Min
Innalhamdalillah Nahmaduhu wanastainuhu wanastaqfiruhu wanauzubillahi ming sururi anfusina waming sayiati akmalina mayahdillah fala mudlillah wamayudlil fala hadiyalah.Ashadualailahaillallah wa ashaduanna Muhammadan abduhu warosuluh.Kolalahutaala fil Qur’anil karim Ya ayuhal lazinaamanu hakotukotih walatamutun na ila wa antum muslimun.
Amaba’du
The honorable juries
The honorable my Teacher
The honorable my beloved friends
And Muslim wal muslimat rohimakumullah.

Puji syukur kita panjatkan pada ilahi Gofur yang telah memberikan nikmat pada kita yang tiada terukur.Meskipun tadi pagi Cuma sarapan bubur Cuma kita saja yang tak pernah Syukur.Solawat serta salam semoga selalu tercurah pada junjungan Nabi Besar Kita Muhammad Saw.
Izinkan saya menyampaikan pidato yang berjudul
Mensyukuri Nikmat Allah
Bersyukur adalah ungkapan yang berisikan pujian kepada Allah SWT. Syukur berarti mengakui segala kebaikan dan nikmat yang telah Allah berikan kepada kita.
Banyak cara untuk bersyukur kepada Allah Swt Mulai dari mengucapkan Alhamdulillahi rabbil alamin sampai mengeluarkan sebahagian harta untuk disedekahkan.
Telah banyak contoh yang diberikan oleh Allah pada Manusia,kaum, serta bangsa yang sebelumnya diberi kenikmatan, namun karena tidak bersyukur, maka Allah memberikan azab yang tidak terbayangkan. Sesungguhnya, hakikat bersyukur itu akan kembali kepada kita sendiri. Allah SWT berfirman dalam Surat An-Naml Ayat :40



Dan barang siapa yang bersyukur maka sesungguhnya dia bersyukur untuk (kebaikan) dirinya sendiri dan barang siapa yang ingkar, maka sesungguhnya Tuhanku Maha Kaya lagi Maha Mulia".(Qs.An-Naml :40)
"Maka ingatlah nikmat-nikmat Allah supaya kamu beruntung.
Ada Istilah mengatakan
Person Always receive all can be Happy and
Person doesn’t always receive can be unhappy

Orang yang pandai bersyukur, hidupnya mujur dan makmur. Orang yang tidak pandai bersyukur, hidupnya hancur lebur.
Betul….betul gak temen-temen
Perlu diketahui bahwa manusia dalam keadaan normal, dalam satu menit 20 (Dua Puluh) kali bernapas. Satu kali bernafas 2 liter udara, ini berarti semenit akan menghirup 40 liter udara. Kalau sehari semalam (24 jam) kita akan mengkonsumsi 57.600 liter udara, dari 57.600 liter udara adalah 11.520 liter oksigen seharinya.
Berapa besarkah nilai ekonominya??????
Misalnya saja satu tabung oksigen harganya Rp. 40.000 yang isinya 6000 liter berarti tiap liternya adalah 40.000: 6000 adalah Rp. 6.600 per liter.
Ini berarti oksigen setiap harinya dengan nilai 11.520 kali 6.600 sama dengan 760.000,- kalau sebulan nilainya menjadi Rp. 22.800.000,-
Bayangkan Kalau Kita Hidup 40 tahun, 50 tahun atau 60 tahun berapa dana yang harus kita keluarkan untuk beli oksigen,Allah berikan secara Cuma-Cuma. Namun semua itu tidak pernah kita Fikirkan
kebanyakan orang mengartikan,banyak uang,rumah mewah,Punya Mobil mewah,kemana-mana pakai baju keren.itu kenikmatan.
Tapi Manusia lupa akan kenikmatan yang paling utama yaitu nikmat sehat sebagaimana sabda Rasulullah Saw.


Artinya : Ada dua nikmat yang sering dilupakan oleh manusia yaitu nikmat sehat dan Waktu senggang.
Kalau Kita banyak uang,kaya raya tapi sakit-sakitan mau ngak pak…..mau ngak bu….
Tentu ngak mau dooong.Apa gunanya banyak uang tapi badan kita sakit
mau makan sate darah tinggi.Mau minum kopi kencing manis,mau jalan-jalan encok,sakit… melulu.
Pak….bu…milih sehat apa milih kaya………………
Kalau saya sih milih sehat tapi kaya,Kaya harta,kaya hati dan dermawan
Tapi itulah manusia jarang sekali beryukur atas kesehatan.Oleh karena itu dalam surat Ar-rahman, Allah Subhannahu wa Ta’ala mewanti-wanti kepada hambaNya dengan mengulang-ulang 31 kali peringatan bagi umat manusia dengan firmanNya,


Artinya:“NikmatKu manakah yang kamu dustakan.”
Satu hal lagi yang lebih membesarkan hati kita yakni adanya jaminan Allah Subhannahu wa Ta’ala bagi hambaNya dengan firmanNya dalam surat Ibrahim ayat 7, Artinya:


"Jika engkau bersyukur, maka akan kutambahkan (nikmat-Ku), dan jika engkau kufur sesungguhnya siksa-Ku amat pedih."(Ibrahim :7).
Pak…. Bu…Temen-temen Saya ada ceritani mau denger gak
Al-kisah ada tiga orang. Orang yang pertama belang,orang yang kedua botak, dan yang ketiga buta. Allah hendak menguji mereka bertiga, maka Allah pun utus kepada mereka Malaikat.
Malaikat datang kepada si belang dan bertanya: Apakah yang paling kamu inginkan? Si belang menjawab: Saya ingin wajah ganteng dan penyakit saya di sembuhkan. Malaikat pun mengusap si belang, maka hilanglah penyakit yang menjijikkannya itu, dan berubah jadi ganteng. Kemudian ia diberi harta berupa unta yang hamil
Kemudian Malaikat datang kepada si botak dan bertanya: Apakah yang paling kamu inginkan? Si botak menjawab: Saya ingin rambut yang bagus dan penyakit ku sembuh. Malaikat pun mengusap si botak, maka hilanglah penyakitnya itu, serta diberilah ia rambut yang bagus. Kemudian ia diberiharta berupa sapi yang hamil.
Selanjutnya Malaikat datang kepada si buta dan bertanya: Apakah yang paling kamu inginkan? Si buta menjawab: Saya ingin dapat melihat. Malaikat pun mengusap si buta, dan Allah mengembalikan penglihatannya. Kemudian ia diberiharta berupa kambing yang hamil.
Selang beberapa waktu kemudian, unta, sapi, dan kambing tersebut berkembang biak yang akhirnya si belang tadi memiliki unta yang banyak, demikian juga dengan si botak dan si buta, masing-masing memiliki sapi dan kambing yang banyak.
Kemudian Malaikat datang kepada si belang dan berkata: Saya adalah orang miskin yang kehabisan bekal di tengah perjalanan. Si belang berkata: tidak ada uang,Saya masih banyak keperluan.
Malaikat itu berkata: Bukankah kamu dahulu orang yang miskin kemudian Allah memberi kekayaan kepadamu? Si belang berkata: Harta kekayaanku ini adalah warisan dari nenek moyangku.Kemudian Malaikat berkata: Jika kamu berdusta, semoga Allah mengembalikanmu seperti keadaan semula.
Selanjutnya Malaikat datang kepada si botak. Dan berkata kepadanya seperti apa yang dikatakan pada si belang. Si botak juga menjawab seperti jawaban si belang tadi. Kemudian Malaikat berkata: Jika kamu berdusta, semoga Allah ? mengembalikanmu seperti keadaan semula.
Selanjutnya Malaikat mendatangi si buta dan berkata: Saya adalah orang miskin yang kehabisan bekal di tengah perjalanan. Si buta berkata: Saya dahulu adalah orang yang buta kemudian Allah mengembalikan penglihatan saya. Maka ambillah apa yang kamu inginkan dan tinggalkanlah apa yang tidak kamu senangi. Malaikat itu berkata: Peliharalah harta kekayaanmu, sebenarnya kamu itu diuji dan Allah telah ridha kepadamu dan murka kepada kedua temanmu (si belang dan si botak)
Maasirol muslimin rohimakumullah
Semoga dari cerita tersebut dapat kita simpulkan jadilah seperti si buta.yang pandai bersyukur,tidak lupa daratan.jangan seperti Si Belang dan Si Botak yang kufur dan Kikir.Karena sesungguhnya sodaqoh tidak mengurangi harta.
Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
مَا نَقَصَتْ صَدَقَةٌ مِنْ مَال
“Tidaklah shadaqah itu mengurangi harta.” (HR. Muslim)
Betapa banyak orang orang yang Syukur akhirnya ia menjadi Makmur
Betapa banyak orang kufur akhirnya ia menjadi tersungkur
Makanya Pak….Buk….Mari Kita bersyukur pada Allah,jangan sekali kali kita kufur atas nikmat Allah.Karena kalau kita bersyukur maka nikmat akan bertambah dan sebaliknya jika kita kufur maka maka azab yang kita peroleh.
Mungkin sampai disini dulu ceramah singkat dari saya,kita sambung dilain waktu.Semoga bermanfaat buat kita semua dan pribadi saya sendiri.
Adapantu Begini
Pak Mamad sarapan Bubur
Di warung Pak Maskur
Kalau ingin hidup Makmur
Harus Pandai Bersyukur

Bila Hitofiq wal Hidayah
Wassalam Mualaikum Wr.Wb.

Tidak ada komentar:

Selamat Datang

Selamat Datang
Assalamu Alaikum Warohmatullah Hibarokatu

Fish